CARA MEMBUAT ECO ENZYME

Eco Enzyme adalah cairan hasil dari fermentasi limbah dapur organik. Pada dasarnya, Eco Enzyme mempercepat reaksi bio-kimia di alam untuk menghasilkan enzim yang berguna menggunakan sampah buah atau sayuran. Enzim dari “sampah” ini adalah salah satu cara manajemen sampah yang memanfaatkan sisa-sisa bahan dapur yang tidak dipakai lagi untuk menjadi sesuatu yang bermanfaat. Manfaat Eco Enzyme adalah untuk membersihkan toilet, pupuk tanaman, pertanian, dan perternakan. Eco Enzyme pertama kali ditemukan oleh Dr. Rosukon Poonpanvong seorang peneliti dari Thailand.

Bahan-bahan yang digunakan:

  • Timbangan untuk kue
  • Gula merah atau gula aren atau gula molase (gula tetes tebu) 50 gram
  • Bekas botol air mineral 1,5 liter
  • Boleh juga memakai toples plastik 2 liter
  • Air 500 ml
  • Plastik bekas dan karet gelang
  • Sampah dapur berupa sisa sayuran dan kulit buah yang tidak bergetah, tidak kering, tidak busuk, dan tidak berulat

Cara membuat Eco Enzyme

Pertama-tama, kita menyiapkan plastik yang berisi kulit buah/sisa sayuran. Setelah menyiapkan sisa sayuran dan kulit buah, sayuran/kulit buah yang dipakai akan ditimbang. Setelah ditimbang, kita masukan sisa sayuran/kulit buah ke botol air mineral 1,5 liter ataupun bisa juga memakai toples plastik 2 liter yang berisi air 500 ml serta gula merah 50 gram yang sudah dihancurkan sehingga airnya berubah warna menjadi cokelat tua. Setelah memasukkan sampah organik berupa sisa sayuran/kulit buah, tutup botol tersebut serapat-rapatnya. Setelah itu tunggu sampai 3 bulan dan Eco Enzyme siap dipakai.

Eco Enzyme yang sudah selesai dibuat

Sumber: https://youtu.be/VvX6K8jLoFA

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai